Konsep Pertumbuhan Ekonomi

   

Pengertian dan Teori Pertumbuhan Ekonomi

Pengertian pertumbuhan ekonomi adalah sebuah proses peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) riil dari tahun ketahun, atau suatu proses naiknya output perkapita yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama dan terus menerus. Teori pertumbuhan ekonomi dapar dikelompokkan dalam,

Teori Pertumbuhan Historis

Frederich List (1789-1846) : Seorang ekonom Jerman yang membagi tahap pertumbuhan ekonomi suatu Negara berdasarkan teknik produksi dan cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada 4 tahap pertumbuhan ekonomi suatu Negara, yaitu : Masa berburu dan mengembara, Masa beternak dan bertani, Masa bertani dan kerajinan tangan, Masa kerajinan, industry dan perniagaan. 

Karl Bucher, Membagi tahap-tahap pertumbuhan ekonomi berdasarkan hubungan antara produsen dan konsumen. yaitu: Masa rumah tangga tertutup, Masa rumah tangga kota, Masa rumah tangga bangsa, Masa rumah tangga dunia 



Werner Sombart, Membagi 4 tahap pertumbuhan ekonomi menjadi :· Zaman prakapitalis, Zaman kapitalis madya, Zaman kapitalis raya, Zaman kapitalis akhir.

Rostow (Modern), Membagi tahap pertumbuhan ekonomi berdasarkan kemajuan teknologi, yaitu: Masa tradisional (Traditional Society), Masa pra-lepas landas (The Pre-Condition for Take Off), Masa lepas landas (The Take Off), Dorongan menuju kedewasan (The Drive to Maturity), Konsumsi tinggi (High Consumption).

Bruno Hilderbrand, Membagi tahap pertumbuhan berdasarkan jenis alat tukar , yaitu: Masa pertukaran in natura (barter), Masa pertukaran dengan uang, Masa pertukaran kredit/uang giral

Teori pertumbuhan klasik

Adam Smith, Suatu Negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi tercermin pada pertumbuhan output, pertumbuhan output bergantung pada pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk dianggap sebagai factor pasif dan aktif pada pertumbuhan output. Tinggi rendahnya output akan dipengaruhi oleh 3 komponen, yaitu: Sumber-sumber alam, Tenaga kerja, Jumlah persediaan barang modal.

David Ricardo, Factor pertumbuhan penduduk yang semakin besar pada suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah sehingga upah menjadi turun.

Teori pertumbuhan Neo Klasik Robert M Solow, Bahwa output merupakan hasil dari 2 output input, yaitu modal dan tenaga kerja. Robert menggambarkan bahwa besar kecilnya tergantung pada capital dan tenaga kerja yang digunakan. Teori pertumbuhan Harrod-Domar ,Menganggap bahwa penambahan modal akan meningkatkan kemajuan menghasilkan suatu barang dan menaikkan permintaan efektif. Teori pertumbuhan Joseph Schumpeter, Pertumbuhan ekonomi suatu Negara akan sangat bergantung pada jiwa kewirausahaan para pelaku ekonominya.

Rumus Menghitung laju pertumbuhan ekonomi
R= (PDBt – PDB t-1 X 100%) PDBt-1
R = Tingkat Pertumbuhan Ekonomi
PDB t = PDB dalam tahun t
PDB t-1 = PDB dalam tahun
dalam:

Share:

Loading...

Postingan Terkait