Bahasan Tentang Aktivitas Belajar

   

Aktivitas adalah keaktifan; kegiatan; kesibukan (Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia, 1989 : 17). Aktivitas belajar adalah segala bentuk atau kegiatan untuk melakukan proses pembelajaran. Dalam penelitian ini aktivitas belajar yang akan diamati oleh guru ataupun observer adalah:
1. Aktif dalam diskusi kelompok dalam timnya
2. Aktif berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan dalam menyelesaikan soal, tidak hanya menyerahkan tugas penyelesaian soal pada seseorang anggota tim.
3. Aktif mengerjakan tugas dan lembar kerja siswa yang diberikan kepada tiap tim.
4. Aktif berpartisipasi dalam mengerjakan tugas dan lembar kerja siswa
5. Aktif bertanggung jawab agar tiap tugas dan soal yang diberikan kepada tiap individu atau tim dapat selesai dengan benar dan selesai tepat waktu.
6. Aktif berdiskusi untuk menyelesaikan tugas
7. Aktif berpartisipasi dalam menjawab pertanyaan dalam diskusi kelas

Yang perlu mendapat perhatian dari guru dalam aktivitas pembelajaran adalah agar tidak terjadi aktivitas yang tidak yang tidak mendukung proses pembelajaran seperti menganggu teman yang lain.

Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar 

Dari uraian teori belajar dapatlah dimengerti bahwa banyak hal yang dapat mempengaruhi prestasi belajar seseorang, meliputi:
1. faktor internal siswa, antara lain:
a. Bakat
 Dasar kepandaiaan dan sifat pembawaan dari lahir yang dimiliki siswa sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa terhadap suatu bidang tertentu.

b. Minat
Minat dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa, kalau seseorang menyenangi dan berminat terhadap matematika maka ia akan berusaha untuk berhasil dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran sebaliknya apabila tidak menyenanginya maka ia akan belajar dengan perasaan terpaksa, mengikuti proses pembelajaran hanya sekedar formalitas dan pembelajaran menjadi tidak bermakna.

c. Kemauan belajar.
Salah satu tugas guru mengubah yang tidak mau belajar menjadi antusias belajar dan menyenangi pelajaran tersebut.
d. Sikap mental siswa
Sikap mental siswa sangat mempengaruhi dalan proses pembelajaran, sikap mental ini meliputi kematangan sosial emosional siswa dan pengetahuan prasarat yang dimilikinya untuk meningkatkan prestasi belajarnya.

2. Faktor eksternal, antara lain:
a. metode pembelajaran
Terdapat kaitan yang erat antara belajar dan pembelajaran. Tujuan utama pembelajaran adalah mendorong peserta didik belajar. Pembelajaran adalah upaya pengaturan informasi dan lingkungan sedemikian rupa untuk memfasilitasi terjadinya proses belajar pada diri peserta didik. Lingkungan pembelajaran meliputi metode, media, dan peralatan yang diperlukan dalam penyampaian informasi dalam proses pembelajaran. Pengaturan atau pemilihan metode, media, dan peralatan serta informasi dalam proses pembelajaran menjadi tanggung jawab dari guru untuk merancang atau mendesainnya. Dengan demikian, metode pembelajaran adalah bagian dari proses pembelajaran yang merupakan langkah-langkah taktis bagi guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan.

b. Kepribadian guru.
Kepribadian guru sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran siswa. Guru menurut tokoh pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantoro, dihadapan mata anak harus dapat menjadi suri tauladan yang baik, ditengah aktivitas dengan siswa dapat membangun keinginan dan minat siswa untuk belajar dan dibelakang layar mampu memberdayakan siswanya untuk belajar lebih baik.

c. Lingkungan belajar.
Lingkungan belajar siswa sangat mendukung keberhasilan proses pembelajaran, jika lingkungan belajar siswa tertata dengan baik maka proses pembelajaran akan dapat berlangsung dengan baik, agar lingkungan pembelajaran dapat mendukung usahakan:
1. suasana pembelajaran memberi kesempatan siswa untuk melakukan penelitian
2. bersikap yang tidak berlebihan (wajar) jika mendapatkan jawaban yang tidak benar dari siswa
3. meningkatkan kompetensi keguruan dari guru agar keberhasilan siswa dalam belajar meningkat
dalam:

Share:

Loading...

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment