Pengenalan Investasi di Pasar Modal

   
pasar modal, saham, obligasi
Defenisi dan pengertian investasi bisa dinyatakan sebagai penempatan dana dengan asa mendapatkan keuntungan dalam periode tertentu. Relly and Brown menyatakan bahwasanya pengertian investasi adalah,
"Investment is the current commitment of dollar for a period of time to device future payment that will compensate the investor for (1) the time funds are commited, (2) the expected rate inflation, (3) the uncertainty of the future payment."

Salah satu pilihan lembaga keuangan yang bisa dijadikan lahan investasi adalah pasar modal. Transaksi antara lender dan borrower dalam pasar modal inilah yang melahirkan produk investasi.

Dikutip dari buku Panduan Investasi Pasar Modal Indonesia, mekanisme atau tata cara investasi di pasar modal dinyatakan sebagai berikut,
Investor dapat membuka rekening di Perusahaan Efek dengan cara mengisi dokumen-dokumen yang diperlukan. Secara umum, Perusahaan Efek biasanya mewajibkan investor untuk menyetorkan sejumlah dana tertentu sebagai jaminan dalam proses penyelesaian transaksi.
Sementara untuk produk investasi saham,
  1. Transaksi diawali dengan pemberian perintah buy/sell pada perusahaan egek. Perintah tersebut bisa dilakukan dengan telepon ataupun surat tertulis. Isi perintah tersebut meliputi nama saham, jumlah saham yang akan ditransaksikan serta harga bid yang diinginkan.
  2. Perintah itu diterima dan akan dilakukan verifikasi oleh perusahaan efek
  3. Perintah tersebut akan diteruskan untuk dimasukkan dalam sistim perdagangan sahaam di bursa efek. Keseluruhan perintah tersebut akan diakumulasikan di bursa efek dalam sistim JATS.
Agak sedikit berbeda dengan produk investasi obligasi. Adapun tahap berinvestasi obligasi sebagai berikut,
  1. Transaksi diawali dengan penempatan kuota dalam sistem perdagangan BES (sistem ini disebut dengan OTC FIS). Lalu pelaku pasar bisa melihat kuotasi ini secara realtime.
  2. Dari OTC FIS ini, partisipan akan menentukan pilihan
  3. Lalu jika sesuai dengan selera partisipan, maka akan terjadi negosiasi dan transaksi antar partisipan atau pelaku pasar.
dalam:

Share:

Loading...

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment