Kesejahteraan Ekonomi Konvensional

   
Pengertian kesejahteraan ekonomi secara mendasar adalah tekhnik ekonomi mikro dalam menentukan secara bersama efisiensi alokasi dari ekonomi makro dan akibat distribusi pendapatan yang saling berkaitan. Ini termasuk dalam salah satu cabang ilmu ekonomi.
Beda Empati dan Simpati
Kegiatan ekonomi tentunya berhubungan erat dengan pasar. Kegiatan ekonomi memprioritaskan pada keuntungan bagi semua pelaku ekonomi dalam pasar yang disebutkan.

Dari mekanisme pasar, sungguh susah untuk menemukan ekonomi yang membuat sejahtera. Alasannya karena adanya sifat kompetitif dalam mencari keuntungan. Namun ini wajar saja, sebab persaingan merupakan hal yang lumrah dalam mekanisme pasar.

Tugas ekonomi dalam memberi prinsip yang masuk akal bagi bisnis juga termasuk dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi macam ini tidak berarah pada kebutuhan individu dan jangka singkat namun juga memberikan surplus bagi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pasar yang akan menjadi penentu kegiatan ekonomi tersebut.

Latar belakang yang diungkapkan di atas yang menjadi cikla bakal lahirnya ilmu kesejahteraan ekonomu dalam rangka memberi dan menciptakan sebuah kondisi yang sejahtera tidak hanya untuk individu.

Dikenal pulalah kesejahteraan ekonomi konvensional yang memberikan penekaan pada kesejahteraan material dengan mengesampingkan kesejahteraan moral dan spiritual. Kesejahteraan ekonomi konvensional menggunakan 2 pendekatan.
  1. Pendekatan neo klasik yang mengasumsikan bahwa nilai guna berupa kardinal dan konsumsi tambahan akan menurunkan nilai guna (dimishing marginal utility). Selain itu individu dipandang memiliki fungsi nilai guna yang serupa
  2. Pendekatan ekonomi kesejahteraan modern, dimana kesejahteraan tidak diukur hanya sebatas material saja. Faktor non materi juga menentukan kesejahteraan
dalam:

Share:

Loading...

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment